Ad Top

Presiden Jokowi Sampaikan Pesan kepada Pelaku UMKM di Jawa Barat

30/11/2019 by Radja
Umum
Foto: Radja

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Prof. Rully Indrawan memberikan sambutan pada acara Pameran dan Wisuda UMKM Juara 2019, Bandung, Jumat (29/11/2019).

BANDUNG - Sekretaris Menteri Koperasi dan UKM Prof Rully Indrawan menyampaikan pesan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Jawa Barat (Jabar). Ribuan pelaku UMKM menjadi saksi pesan Jokowi tersebut pada acara Pameran dan Wisuda UMKM Juara di Bandung, Jawa Barat, Jumat (29/11/2019).

Rully mengatakan, sektor UMKM menjadi fokus perhatian Presiden Jokowi di periode kedua pemerintahannya. “Potensi UMKM di Indonesia sangat besar dengan kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional mencapai 60,34 persen pada 2018,” ujar Rully di Harris Convention Hotel Festival Citylink, Kota Bandung, Sabtu (30/11/2019).

Presiden, sambung Rully, menginginkan kontribusi UMKM terhadap perekonomian terus meningkat. Untuk mencapai tujuan tersebut perlu adanya peningkatan dalam berbagai hal, di antaranya kualitas produk dan perluasan pemasaran. 

"Produk UMKM harus memiliki kualitas yang memenuhi standar nasional maupun internasional agar dapat diterima pasar secara luas," ucapnya. 

Untuk itu, Kemenkop dan UKM menyajikan program fasilitasi standardisasi dan sertifikasi bagi UMKM sebagai dukungan pemerintah untuk mendorong peningkatan kualitas produk UMKM. Selain itu upaya pemasaran juga didukung pemerintah melalui fasilitasi pameran baik dalam negeri maupun luar negeri. 

Itu pula yang membuat Kementerian Koperasi dan UKM mengapresiasi penyelenggaraan Program UMKM Juara yang digelar Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (KUK) Jawa Barat. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadikan pelaku UMKM naik kelas, tapi mampu memenangi persaingan dengan produk-produk impor yang kini membanjiri pasar dalam negeri. 

Dalam kegiatan Wisuda UMKM Juara, sebanyak 6 pelaku UMKM ditetapkan sebagai juara setelah disaring dari 2.500 peserta pelaku UMKM di Jawa Barat. Mereka mendapatkan piagam penghargaan dan akan difasilitasi mengikuti pameran di luar negeri. 

"Pelaku UMKM di Jabar ini kreativitasnya luar biasa, tinggal bagaimana mereka dibina dan didampingi secara tepat agar menghasilkan produk berkualitas dan mampu bersaing dengan produk-produk dari luar negeri," imbuhnya. 

Salah satu UMKM yang menjuarai ajang tersebut adalah Akhsan Hakim, pemilik Sankimo. Akhsan mengatakan, setelah bangkrut berulang kali, ia dan istrinya mendirikan Sankimo. 

Sankimo merupakan urinoir bag atau kantung kencing dan muntah. Kantung ini bisa digunakan ketika kondisi mendesak dalam keadaan macet parah, lansia, orang sakit, ataupun anak yang sedang belajar melepas diapers. 

Air kencing yang dibuang ke dalam kantong tersebut akan diserap gel dan membeku. Bekuan gel tersebut selanjutnya bisa digunakan sebagai kompos untuk tanaman. Saat ini pemasaran Sankimo akan dilakukan oleh Kimia Farma. Harganya beragam dari Rp 2.000, Rp 5.000, hingga Rp 25.000. 

“Tapi untuk yang Kimia Farma saya belum tahu harganya berapa,” ucapnya. 

Teknologi ini sudah digunakan di Inggris. Untuk Indonesia sendiri, teknologi ini baru digunakan oleh Sankimo.