Ad Top

Bandara Husein Sastranegara Sepi, Gubernur Jabar, "Sabar Ya"

11/12/2019 by Radja
Umum
Foto: Radja

KEBIJAKAN pemerintah memindahkan sejumlah penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara Bandung ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, dinilai belum bisa mendongkrak penerbangan di bandara baru itu.

Di sisi lain, dengan kebijakan tersebut, disebut-sebut memicu menurunnya angka wisata di ibu kota Jabar tersebut. Menyikapi hal itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berdalih bahwa setiap kebijakan pasti terdapat positif dan negatifnya. Hal itu juga yang terjadi dengan pemindahan sejumlah penerbangan dari Bandung ke Majalengka.

Terkait hal itu, pria yang akrab disapa Emil ini minta semua kalangan untuk bersabar. "Semua keputusan ada plus-minusnya. Jadi harap bersabar saja," kata Emil saat menyerahkan Maskara untuk tujuh desa di Kabupaten Majalengka, Rabu (11/12/2019).

Dia menegaskan, permasalahan yang terjadi di dua bandara di Jabar itu, sejatinya bisa teratasi ketika Tol Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang-Dawuan) selesai dikerjakan. 

"Semua permasalahan, Bandara Bandung, Bandara Kertajati, sebenarnya kuncinya ada di Tol Cisumdawu. Jadi doakan, kita sedang kerja keras, bahwa Cisumdawu ini harus beres secepatnya. Kalau itu beres, Bandara Bandung aman, Bandara Kertajati juga aman. Semua bahagia," jelas dia.

"Nah sekarang, karena Tol Cisumdawu masih progres, ada satu dua yang terkendala, kami mohon maaf, dan mohon kesabarannya. Sabar ya," lanjut dia.

Disinggung anggapan bahwa terjadi penurunan jumlah wisata di Jabar, Emil membenarkannya. "Ya, itu," pungkas dia.