KONSULAT Haji dan Umroh KJRI Jeddah Endang Jumali memastikan jika pada Ramadan tahun ini tidak akan ada penyelenggaraan umrah. Hal ini..." /> KONSULAT Haji dan Umroh KJRI Jeddah Endang Jumali memastikan jika pada Ramadan tahun ini tidak akan ada penyelenggaraan umrah. Hal ini..."> KONSULAT Haji dan Umroh KJRI Jeddah Endang Jumali memastikan jika pada Ramadan tahun ini tidak akan ada penyelenggaraan umrah. Hal ini..."> KONSULAT Haji dan Umroh KJRI Jeddah Endang Jumali memastikan jika pada Ramadan tahun ini tidak akan ada penyelenggaraan umrah. Hal ini..." />
Ad Top

Arab Saudi Belum Keluarkan Keterangan Soal Kelangsungan Ibadah Haji 2020

13/4/2020 by Radja
Umum
Foto: Radja

KONSULAT Haji dan Umroh KJRI Jeddah Endang Jumali memastikan jika pada Ramadan tahun ini tidak akan ada penyelenggaraan umrah. Hal ini menyusul masih diberlakukanya lockdown oleh Kerajaan Arab Saudi di dua kota suci Mekah dan Madinah.

"Untuk umrah saya kira bulan ramadan tidak mungkin ada," ucap Endang, Senin (13/4/2020).

Sebagaimana diketahui bersama, setiap Ramadan, banyak umat islam menyelenggarakan ibadah umrah sebagai penyempurna ibadah shaum.

Sementara itu, saat ditanya terkait penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, Endang belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut. Pasalnya, pihak kerajaan Arab Saudi pun belum memberikan keterangan lebih lanjut.

"Untuk haji sampai saat ini belum ada putusan atau kebijakan pemerintah Arab Saudi terkait penangguhan ataupun pelaksanaan. Yang ada hanya terkait kontrak layanan yang kita disuruh menunggu sampai wabah Covid-19 ini mereda," jelasnya.

Meski belum ada kejelasan dari kerjaan Arab Saudi, Endang memastikan jika persiapan haji terus dilakukan pemerintah Indonesia baik di Tanah Air maupun di Arab Saudi.

"Dari aspek persiapan dari pemerintah kita saya kita on going process baik di Indonesia persiapan pelunasan, kemudian penerbangan juga dokumen on going process. Dari Arab Saudi sendiri artinya dari kesiapan di Tanah Suci kita sudah 90 persen, cuma tidak ada kontrak saja," sebutnya.

Endang menyebutkan, terkait kontrak dengam beberapa pihak di Arab Saudi masih menunggu keputusan dari Kerajaan Arab Saudi.