Ad Top

Hadapi Bulan Suci di Masa Pandemi Covid-19, Rumah Zakat Gelar Program Kebahagiaan Ramadan

16/4/2020 by Radja
Umum
Foto: Radja

MENYAMBUT Bulan Ramadan 1441 H di tengah pandemi Covid-19 atau virus Corona, Rumah Zakat menggelar program Kebahagiaan Ramadhan #DimulaiDariKita.

CEO Rumah Zakat Nur Efendi menyatakan, program Kebahagiaan Ramadan bertujuan untuk menghadirkan kebahagiaan pada satu juta penerima manfaat dari Aceh hingga Papua, terutama bagi terdampak Covid-19.

Ia mengatakan, pada masa pandemi Covid-19 pertumbuhan pengumpulan dana zakat mengalami kenaikan signigikan. Yakni hingga mencapai 46 persen.

"Ini artinya banyak orang memiliki rasa solidaritas tinggi. Ketika banyak orang kesusahan, mereka tergerak membantu dengan menyisihkan sebagian dananya," ujar Nur Efendi kepada wartawan dalam Konferensi Pers melalui layanan Zoom, Kamis (16/4/2020).

Sedangkan untuk Ramadan, ia menargetkan pertumbuhan bisa mencapai 30 persen. "Pasti ramadhan akan tumbuh kan puncak krisis di Mei," ujarnya.

Nur Efendi menjelaskan, program kebahagiaan Ramadhan merupakan salah satu rangkaian program penanganan pandemi Covid-19 yang telah dijalankan sejak Februari 2020.

Penanganan Pandemi Covid-19 yang dilakukan Rumah Zakat terbagi menjadi program jangka pendek dan jangka panjang.

Program jangka pendek, kata dia, terbagi dalam tiga fase, yakni inkubasi, kurasi, dan resesi.

Dalam ketiga fase tersebut Rumah Zakat menghimpun dana-dana kemanusiaan untuk disalurkan pada program edukasi, aksi pencegahan penyebaran wabah, bantuan kesehatan, hingga bantuan pangan.

Sementara program jangka panjang yang digulirkan oleh Rumah Zakat antara lain ketahanan pangan, padat karya produktif, hingga pemberdayaan ekonomi tani dan UMKM. Program pemberdayaan tersebut dilaksanakan melalui optimalisasi dana zakat, infak, sedekah, wakaf, dan juga fidyah.

Rumah Zakat menyadari, efek dari bencana nasional Covid-19 ini tak hanya berpengaruh pada kesehatan tapi juga perekonomian masyarakat karena angka kemiskinan yang diperkirakan meningkat.

"Namun kami optimistis bahwa kita bersama dapat membantu pemerintah dalam mengatasi krisis ini melalui pemanfaatan dana ZISWaf untuk program-program produktif," katanya.

Selain optimalisasi ZISWaf untuk pemulihan ekonomi Indonesia, kata dia, di bulan ramadan ini Rumah Zakat memiliki enam program istimewa. Yakni Berbagi Buka Puasa, Kado Lebaran Yatim, Bingkisan Lebaran Keluarga, Syiar Qur'an, Janda Berdaya, dan Ramadhan Bebas Utang.

Penyaluran keenam program tersebut akan diprioritaskan kepada masyarakat Indonesia terdampak bencana Covid-19.

Dalam pelaksanaan program Kebahagiaan Ramadhan ini,  Rumah Zakat akan melibatkan warung kecil sebagai penyedia Sembako, dan juga menyewa armada baik online maupun konvensional yang sepi penumpang untuk mengantarkan paket bantuan kepada penerima manfaat.

"Jadi selain membantu mereka yang tak mampu, kita pun memberdayakan ekonomi masyarakat rentan, dengan tetap meminimalisir pergerakan warga. Kita libatkan juga pengemudi ojol yang ikut terdampak," kata Nur Efendi.