Ad Top

Telkom Siap Dukung Penerapan Smart City di Jawa Barat

15/6/2020 by Radja
Umum
Foto: Radja

EXECUTIVE Vice President Telkom Regional 3 Jabar, Mohamad Khamdan menyatakan Infrastruktur Telkom telah siap mendukung penerapan smart city di Jabar melalui solusi Connectivity-Content-Collaboration. Kesiapan infrastruktur diantaranya berupa dukungan coverage 100 persen fiber optik seluruh Jabar, ketersediaan data center yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh pemerintah daerah sehingga tidak perlu membangun sendiri data center.

Hal itu diungkapkan Khamdan pada acara Webinar Smart City dengan tema “Implementasi Smart City dalam Mendukung Penerapan New Normal didtengah Pandemi Covid-19”. Kegiatan yang digelar Telkom Regional 3 Jabar ini menghadirkan Pemateri-pemateri ahli di bidangnya, diantaranya Prof. Dr. Ir. Marsudi Wahyu Kisworo (Komisaris Independen Telkom selaku Penggagas Gerakan 100 Smart City Indonesia), Achmad Sugiarto (Direktur Strategic Portfolio Telkom), Mohamad Khamdan (Executive Vice President Telkom Regional 3 Jabar), Setiaji, ST. M.Si (Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pemprov Jabar), Ir. H. Ajay M Priatna, M.M. (Walikota Cimahi), dan Wahyu (Smart City Development Telkom).

Webinar ini diikuti oleh 430 peserta secara interaktif melalui CloudX dan live streaming Cognitium Studio, terdiri dari pimpinan daerah, Kepala Dinas Kota/Kabupaten, Akademisi, dan pemerharti Smart City.

Khamdan mengatakan, solusi Content & Collaboration juga telah siap untuk diimplementasikan. Diantaranya solusi untuk Pendidikan, yaitu solusi PPDB Online dan Platform Pijar Sekolah yang saat ini sudah dimanfaatkan oleh 150 Sekolah di Jabar.

Kemudian solusi untuk Kesehatan, melalui layanan SPGDT (Layanan call center Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu), e-Puskesmas, dan DigiClinic serta  solusi untuk Government dan Smart Desa, diantaranya berupa infrastruktur internet sampai desa, solusi e-kelurahan, e-Office, dan e-Arsip.

“Dengan adanya Webinar ini semoga semakin memotivasi berbagai pihak untuk terus melakukan penerapan Smart City agar situasi New Normal ini dapat dihadapi dengan baik,” tutup Khamdan.

Direktur Strategic Portfolio Telkom, Achmad Sugiarto mengatakan, dukungan portfolio Telkom dalam pembangunan Smart City, diantaranya Surveillance System, Platform Solusi Kesehatan, dan Platform Solusi Pendidikan.

“Melalui infrastruktur dan layanan ICT terbaik, Telkom optimis pembangunan Smart City dapat diimplementasikan di berbagai aspek Pemerintah sehingga aktivitas dapat terlaksana dengan lebih efektif dan efisien,” katanya.

Dalam pemaparannya sebagai Keynote Speaker, Prof. Marsudi menekankan bahwa puncak penerapan Smart City adalah “Budaya”. Smart City bukan semata-mata teknologi, namun bagaimana Smart City menjelma menjadi “Budaya” solutif dan adaptif di suatu Kota.  

"Visi Smart City suatu Kota tercermin dari Tagline kotanya. Misalnya, Enjoy Jakarta, Batu Kota Wisata, Solo the Spirit of Java. Salah satu hal terpenting dalam penerapan Smart City di suatu kota adalah adanya master plan, arsitektur, dan blueprint smart city," ujarnya.

Selanjutnya Setiaji mengatakan, Pandemi Covid-19 memberikan pembelajaran yang sangat baik untuk penerapan Smart City, seperti beberapa solusi adaptif yang sudah diterapkan di Provinsi Jabar di masa Pandemi Covid-19 yakni Pikobar (Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jawa Barat) dan lima Command Center tersebar di beberapa Kota/Kabupaten.

Ajay M. Priatna juga menyampaikan hal yang sama namun fokus ke penerapan di Kota Cimahi dimana terdapat linkage yang kuat antara RPJMD dengan enam pilar Smart City di Kota Cimahi.