Ad Top

Usaha Kecil Bakal Diguyur Rp 48 Triliun di Tahun Depan

3/9/2020 by Radja
Umum
Foto: Radja

PROGRAM Bantuan Presiden (Banpres) untuk pelaku usaha kecil dan mikro dilanjutkan pada tahun 2021 mendatang. Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengaku telah mengajukan anggaran untuk tambahan program tersebut.

"Itu tadi diajukan untuk 20 juta usaha kecil. Jadi Rp 48 triliun kami ajukan," kata Teten Masduki usai rapat bersama Komisi VI DPR RI, Kamis (3/9/2020).

Dia menegaskan para pengusaha kecil masih butuh bantuan untuk bisa menjalankan roda bisnisnya. Alasannya tak lain adalah karena dampak pandemi Covid-19.

"Untuk 2021, karena keadaan ekonomi masih sulitlah. Kita usulkan untuk 20 juta usaha mikro," ujar Teten.

Angka tersebut di luar bantuan yang diprogramkan tersalurkan pada tahun ini sebanyak 12 juta pelaku usaha. Teten pun mengaku sudah mendapatkan restu dari legislatif.

"Sudah, sudah disetujui. Jadi tinggal dimasukin ke dalam anggaran," katanya.

Adapun khusus program serupa tahun ini, dia juga mendorong percepatan penyaluran. Dia berharap paling tidak akhir bulan ini seluruhnya sudah tersalurkan kepada penerima bantuan.

"Ini kami sudah diminta mengajukan anggaran untuk 3 juta karena penyerapan kami sudah di atas 40%. Ini akan segera kami kirim. Pokoknya 12 juta saya kira bisa selesai sampai bulan September," ujar Teten.

Seperti diketahui, Jokowi mulai memberikan bantuan melalui program dana hibah atau bantuan langsung tunai kepada pelaku UMKM pada Senin (24/8/2020). Bantuan ini dikemas dalam bentuk bantuan presiden darurat dengan dana Rp 2,4 juta kepada setiap UMKM. Bantuan tersebut akan disebar kepada 9,1 juta pelaku usaha kecil dan mikro.

Sebelumnya, Jokowi sempat mengemukakan bantuan tersebut untuk membantu para pelaku UMKM yang terdampak wabah Covid-19. Bantuan tersebut diharapkan bisa berguna bagi masyarakat.

"Bapak dan ibu semuanya kita undang di sini, ini mengawali terlebih dahulu sebelum nanti pembukaan besarnya di minggu depan," jelasnya.***